Selasa, 30 April 2013 | By: Muhammad Fersi Nurul Haq

Putih Abu-Abu


Putih abu-abuku melintas ke lubuk hati
Terikat manis oleh dertakan nyawa
Meski kini telah hilang
Oleh masa
Dalam kenangan
...
Ku pernah pada putih abu-abu
Ku terngiang oleh kebisingan remajaku
Dalam sentuhan angin yang mengalun pelan
Seakan mengoyak jantungku
...
Ingin ku kembali mengulangnya
Duduk manis karena bayangannya
Yang selalu menemaniku untuk hariku
...
Putih abu-abuku menyapa di pagi yang sejuk
Seakan menyambutku untuk mengundang
Karena pagi ku ada pada kenangan putih abu-abu
Terpatri dengan eloknya suasana itu
Yang kutunggu sebelum putih abu-abuku musnah
By.Fersi



0 komentar:

Posting Komentar