Kamis, 18 April 2013 | By: Muhammad Fersi Nurul Haq

Rapuh


Ingatkah saat perjumpaan itu terjadi
Mungkinkah itu awal hari
Ketika kita masih terlihat kaku
Tapi aku mulai paham
Namun denyut nadi ku tidak bisa memberanikanku menemuimu
Sedetik berlalu membuat ku kehilanganmu benar-benar
Kapan ini bisa berhenti untuk menghilang dari segala dayapikirku
Kita berpisah sekarang
Kenapa seakan jarak itu mengutuk kita pada kehidupan yang nista
...
Saat malam tiba
Mungkin aku hanya melihat langit yang gelap
Tetapi gugusan bintang itu menemani langit
Betapa bahagianya langit itu
Dapatkah aku sekarang menjadi langit ataupun bintang yang bersinar ?
Dengan atau tanpa dirimu menghadiriku
Meski lewat mimpi
By.Fersi

0 komentar:

Posting Komentar