Kamis, 02 Mei 2013 | By: Muhammad Fersi Nurul Haq

Laughing at Me


Tangan dan segala jariku tertawa riang
Pantasnya untuk tak terlihatkan
Sepertinya tangan ini menertawaiku
Atau apapun itu namanya
Yang jelas, perasaan ku tidak beda jauh dengan kenyataan

Mereka menertawaiku, tepat didepanku
Tanpa tau betapa kerasnya mereka tertawa
Bukan tertawa senang,melainkan tawa hina untuk seseorang sepertiku
Ku tahu dan ku tak ingin jika aku tau
Seakan dramapun muncul dalam kehidupanku
Apa aku sebagai peran utama dalam kisah ini ?

Keramaian ini seakan membuatku tuli mendadak
Aku ada dalam keramaian itu
Dan aku sebagai bahan pertunjukan itu
Mengapa hanya aku yang ada dalam pertengahan mereka?
Seburuk itukah aku,sampai-sampai rumputpun ikut menertawakan

Ingin rasanya ku berlari menghindar
Entah sejauh manakah aku ingin menghindar
Yang pasti kuingin lari dari segala omong kosong ini
Segala yang membuat detak jantungku berhenti berdetak
Dan segala yang membuat otakku terkuras seketika
Sedih dalam batinku terasa menyiksa seluruh organ tubuhku
Dan dalam keadaan ini tak bisa kubayangkan

Mata ini kabur
Mulut ini tak bisa berkutik
Seakan daya ingatku terusterusan meminta untuk dikenang
Harusnya kuhancurkan daya ingatku ini, biar mereka tau
Aku tak sebodoh yang mereka bayangkan
Tak serendah itu
Tak separah dan seburuk yang dibayangkan
Hanya Yang Maha Kuasa dan Aku lah yang tau
Jadi, jangan pernah menilai apapun itu diri saya sebelum tau kenyataannya
By.Fersi

0 komentar:

Posting Komentar